Sinduwati.web.id - Hari ini, Rabu 4 Desember 2025 dilaksanakan kegiatan gotong royong dalam rangka sosialisasi Kampung Pancasila di Desa Sinduwati yang dihadiri oleh Bapak Camat Sidemen beserta Staf, Bapak Danramil Sidemen beserta Staf, Perbekel Sinduwati beserta perangkat desa dan Ketua BPD Desa Sinduwati beserta anggota.
"Gotong royong Kampung Pancasila" merujuk pada program dan gerakan yang dilakukan di tingkat kampung (desa atau RW) untuk mewujudkan nilai-nilai Pancasila dalam tindakan nyata melalui kerja sama dan gotong royong. Program ini mengedepankan semangat kebersamaan, seperti kerja bakti, saling membantu warga, menggerakkan UMKM, serta menjaga toleransi antarwarga tanpa memandang suku atau agama, yang diyakini sebagai cerminan dari ideologi Pancasila, terutama sila ketiga, "Persatuan Indonesia".
Tujuan dan pelaksanaan :
- Mewujudkan nilai Pancasila: Tujuannya adalah untuk menghidupkan dan menerapkan kelima sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di tingkat paling kecil, yaitu komunitas warga, seperti yang diusung oleh program di Surabaya.
- Membangun semangat kebersamaan: Mengajak warga untuk bergotong royong membangun kampungnya masing-masing, di mana penyelesaian masalah dilakukan melalui musyawarah dan kolaborasi.
- Memperkuat integrasi sosial: Mendorong seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan bersama untuk meningkatkan kepedulian dan semangat kekeluargaan.
- Pelaksanaan: Program ini melibatkan pemerintah daerah dan aparatur sipil negara (ASN) sebagai pendamping, serta melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk memastikan nilai-nilai Pancasila benar-benar dijalankan dalam tindakan nyata.
Keterkaitan dengan Pancasila :
- Sila Ketuhanan Yang Maha Esa: Gotong royong dianggap memiliki nilai ibadah dan dilakukan dengan semangat kemanusiaan.
- Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: Gotong royong harus didasari atas asas kemanusiaan yang kuat.
- Sila Persatuan Indonesia: Gotong royong adalah cerminan dari semangat persatuan di mana semua warga bekerja sama untuk menciptakan kerukunan dan keharmonisan dalam masyarakat yang beragam.
- Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan: Penyelesaian masalah dilakukan melalui musyawarah, tanpa konflik dan kesenjangan sosial, serta tanpa pertentangan yang mencederai makna persatuan.
- Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia: Program ini bertujuan untuk mengurangi jurang antara yang kaya dan miskin, serta menciptakan masyarakat yang sejahtera secara bersama-sama.
Sumber Foto : I Kadek Wirya Wudarsana dan I Gusti Agung Cakra