Arsip Berita & Artikel

Agenda

Ups...!

Untuk sementara data bagian ini belum tersedia, mohon maaf atas ketidaknyamannya

Media Sosial Desa

Media Sosial
Desa Sinduwati Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem

Profile Desa

Jenis Tanah : Sawah
Topografi : Perbukiran
Sumber Daya Alam : Air
Flora Fauna : Bambu, monyet
Rawan Bencana : Banjir, Tanah Longsor
Kearifan Lokal : Tradisi, Budaya
Jenis Jaringan : Fiber Optik
Provider Internet : Telkomsel, Biru Desa, Iconnet
Cakupan Wilayah : seluruh wilayah
Kecepatan Internet : 50Mbps
Akses Publik :
Status Desa : Adat
Lembaga Adat : Majelis Adat
Struktur Adat : -
Wilayah Adat :
Regulasi Penetapan [Desa] Adat :
Dokumen Regulasi Penetapan Kampung Adat : -

Video

Pemerintah Desa Sinduwati

Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem Provinsi Bali

Alamat : Jl Raya Sinduwati Kode Pos : 80864



POSYANDU TULANG PUNGGUNG PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING

19

Dec
2025

Dibuka
398 Kali

19-12-2025 10:55:08

398 Kali dibuka

Sinduwati.web.id - Posyandu adalah tulang punggung pencegahan dan penanganan stunting karena menjadi garda terdepan untuk pemantauan tumbuh kembang balita (ukur BB/TB), edukasi gizi untuk orang tua (ASI eksklusif, MPASI bergizi), pemberian makanan tambahan (PMT), imunisasi, dan deteksi dini jika ada indikasi stunting, sehingga intervensi bisa segera dilakukan bekerja sama dengan Puskesmas dan pemerintah untuk menciptakan anak Indonesia yang sehat dan cerdas. Hal ini dapat dilihat dari kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Kader Posyandu Br Dinas Sindu Bali yang setia didampingi oleh Bidan Desa dan Kader KPM Desa Sinduwati pada hari Jum'at, 19 Desember 2025 bertempat di Balai Banjar Dinas Sindu Bali, Desa Sinduwati, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem.

Peran Posyandu dalam Pencegahan Stunting
  • Pemantauan Rutin: Penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan bulanan untuk deteksi dini penyimpangan pertumbuhan anak.
  • Edukasi Gizi: Penyuluhan bagi ibu hamil dan menyusui tentang pentingnya gizi seimbang, ASI eksklusif, dan MPASI berkualitas.
  • Pemberian Makanan Tambahan (PMT): Untuk ibu hamil kurang energi kronis (KEK) dan balita yang berisiko stunting.
  • Pemberian Vitamin & Imunisasi: Pemberian vitamin A dan imunisasi wajib.
  • Deteksi Dini & Rujukan: Kader mendeteksi dini, lalu petugas kesehatan akan merujuk kasus stunting ke Puskesmas atau rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
  • Gerakan Intervensi Serentak: Posyandu menjadi lokasi pelaksanaan program pencegahan stunting terpadu bersama pemerintah dan Puskesmas. 
Kunci Keberhasilan
  • Kader Aktif: Kader posyandu harus memahami peran dan tugasnya secara menyeluruh.
  • Kolaborasi Lintas Sektor: Dukungan dari pemerintah desa, Puskesmas, PKK, dan masyarakat sangat penting.
  • Partisipasi Masyarakat: Keterlibatan aktif orang tua membawa anak ke posyandu secara rutin adalah kunci.

Manfaat Posyandu Balita

Secara keseluruhan, posyandu berfungsi sebagai pendeteksi awal, penanganan, serta pencegahan penyakit. Fungsi utama posyandu balita terletak pada deteksi awal penyakit pada balita. Posyandu wajib melakukan pemantauan tumbuh kembang bayi 0-24 bulan supaya abnormalitas tumbuh kembang bayi dapat terdeteksi sejak dini. Deteksi awal abnormalitas tumbuh kembang pada bayi menurunkan risiko penyakit yang lebih serius.

  1. Kader Posyandu
    Kader posyandu memiliki peranan penting dalam terlaksananya fungsi posyandu. Konsultasi yang dilakukan oleh kader posyandu mempunyai pengaruh besar terhadap pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan balita. Namun, saat ini pembenahan rekrutmen kader posyandu masih harus terus ditingkatkan. Pasalnya, minat masyarakat untuk menjadi kader posyandu masih termasuk rendah karena tidak adanya mekanisme yang jelas mengenai insentif kader posyandu dari pemerintah pusat. Padahal, kader posyandu menjadi salah satu aset penting Pemerintah dalam upaya menurunkan kasus stunting di Indonesia.
  1. Posyandu dan Stunting
    Pencegahan stunting di Indonesia menjadi salah satu fokus pemerintah pusat dalam 5 tahun ke depan. Posyandu adalah ujung tombak upaya pencegahan stunting. Untuk mewujudkan visi Indonesia tanpa stunting, posyandu balita perlu lebih diperhatikan keberadaannya. Setiap wilayah terkecil seperti banjar Dinas harus memiliki 1 posyandu balita yang aktif memantau tumbuh kembang bayi 0-24 bulan. Kader posyandu juga wajib memberi penyuluhan mengenai pentingnya ASI eksklusif dan MPASI bergizi kepada ibu-ibu baru melahirkan. Minimnya informasi tentang ASI eksklusif dapat menjadi penyebab bayi tidak mendapat hak ASI dalam 1000 hari pertamanya.

Pemberian vitamin A setiap 6 bulan dan vaksin wajib juga menjadi tugas posyandu sebagai upaya pencegahan stunting di Indonesia. Memaksimalkan fungsi posyandu bisa menjadi langkah besar pemerintah untuk menurunkan jumlah kasus stunting di Indonesia.

 
 
 
 
 
 
 
 

Kirim Komentar

Nama
No. Hp
E-mail
Isi Komentar
CAPTCHA Image
Komentar Facebook
jelajah
<

Desa Sinduwati

statistikdesa

Data Populasi Desa Sinduwati Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem

2.539

LAKI-LAKI

2.527

PEREMPUAN

0

BELUM MENGISI

5.066

TOTAL

2.539

LAKI-LAKI

2.527

PEREMPUAN

0

BELUM MENGISI

5.066

TOTAL

Br Dinas

Layanan

Mandiri

Detail Layanan Mandiri

Hubungi Perangkat Desa Untuk mendapatkan PIN

Login Admin
Sekilas Info
Ke Atas Halaman

Desa Sinduwati

Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem Provinsi Provinsi Bali

Kode Desa : 5107022006

Domain : sinduwati.web.id

Untuk Aktivasi Tema Rangkiang
Silahkan Hubungi Pengembang